Tabel Tarif Tol Serang – Panimbang Terbaru

T

Jalan tol di Indonesia memang dibangun untuk mempermudah lalu lintas antar kota maupun provinsi. Salah satu jalan tol yang berlokasi di daerah Banten adalah Jalan Tol Serang-Panimbang. Jalan tol satu ini dibangun mulai dari tahun 2017 dan berdiri pada tanggal 16 November 2021.

Sekilas Tentang Tol Serang-Panimbang

Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan jalan tol yang menghubungkan wilayah Serang dengan Wilayah Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung dan juga Taman Nasional Ujung Kulon. Jalan Tol Serang-Panimbang ini dibangun dan dikelola oleh PT. Wijaya Kartika.

Panjangnya mencapai 83,6 kilometer atau 51,9 mi dengan luas sekitar 785 hektar. Beberapa kota yang dilewati yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, Lebak, dan juga Pandeglang. Setidaknya ada 14 kecamatan serta 48 desa atau kelurahan yang dilalui. 

Adanya jalan tol ini membuat waktu tempuh menjadi lebih singkat. Jika melewati jalan tol, perjalanan dari Serang ke Rangkasbitung hanya memakan waktu 15 menit saja.

Terdapat tiga seksi yang mana baru seksi 1 saja yang sudah diresmikan dan beroperasi. Berikut ini adalah daftar seksi:

Seksi 1 (Kota Serang-Rangkasbitung)

Seksi 1 merupakan satu-satunya seksi yang sudah selesai pembangunannya dan sudah beroperasi sejak 17 November 2021. Panjang jalan tol ini mencapai 26,5 kilometer dan menghubungkan Serang dengan Rangkasbitung

Seksi 2 (Rangkasbitung-Cileles)

Seksi 2 masih dalam pembangunan ini menghubungkan antara Rangkasbitung dan Cileles. Belum ada informasi resmi mengenai panjang jalan tolnya.

Seksi 3 (Cileles-Panimbang)

Seksi 3 menghubungkan antara Cileles dengan Panimbang. Seksi 2 dan 3 ini ditargetkan selesai dan beroperasi di akhir tahun 2023.

Gerbang Tol Serang-Panimbang

Ada empat simpang susun atau gerbang dari Jalan Tol Serang-Panimbang yaitu:

  • Simpang Susun Walantaka.
  • Simpang Susun Tunjung Teja.
  • Simpang Susun Cikeusal.
  • Simpang Susun Rangkasbitung.

Tarif Tol Serang-Panimbang

Tarif tol Serang-Panimbang ini diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Kementerian PUPR mengatur tarifnya pada Surat Keputusan 1428/KPTS/M/2021. Berikut ini adalah tabel lengkapnya:

Asal Perjalanan Tujuan Perjalanan Golongan Kendaraan
Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV Golongan V Golongan VI
Jc. WalatankaSS Cikeusal1300019000190002550025500
SS Tunjung Teja2500037500375005000050000
SS Rangkasbitung3800056500565007550075500
SS CikeusalJc. Walatanka1300019000190002550025500
SS Tunjung Teja1200018500185002450024500
SS Rangkasbitung2500037500375005000050000
SS Tunjung TejaJc. Walatanka2500037500375005000050000
SS Cikeusal1200018500185002450024500
SS Rangkasbitung1250019000190002550025500
SS RangkasbitungJc. Walatanka3800056500565007550075500
SS Cikeusal2500037500375005000050000
SS Tunjung Teja1250019000190002550025500

Berdasarkan tabel di atas, tarif Jalan Tol Serang-Panimbang dibedakan berdasarkan asal perjalanan, tujuan perjalanan, dan golongan kendaraan. Kendaraan Golongan I termasuk sedang, pick up, truk kecil, dan sejenisnya adalah yang paling murah.

Tarif paling murah untuk Golongan I adalah dari simpang susun Cikeusal ke simpang susun Tunjung Teja dengan biaya Rp12.000. Sedangkan tarif termahal untuk Golongan I adalah Rp38.000 yaitu dari simpang susun Walantaka ke  simpang susun Rangkasbitung atau sebaliknya.

Rest Area di Tol Serang-Panimbang

Rest area di Jalan Tol Serang-Panimbang masih dalam tahap pembangunan karena baru satu seksi saja yang beroperasi. Namun kabarnya rest area akan dibangun di Desa Mongpok, Cikeusal, Serang.

Itulah informasi dari Bandungtechnopark.com mengenai Jalan Tol Serang-Panimbang yang masih dalam proses pembangunan untuk seksi 2 dan seksi 3. Anda sudah bisa melewatinya untuk seksi 1. Jika mengalami masalah di perjalanan selama melewati tol, hubungi pengelola di nomor (021) 2280 7100.

About the author

Add Comment